Sebagai tanda setuju, tapi ada juga sebagian pasangan atau salah satu pasangan yang dengan tegas menolak mentah-mentah tujuan mulia tersebut karena ketidak siapan untuk berkomitmen hingga hanya memilih hidup bersama tanpa adanya sebuah ikatan.
Membuat komitmen pernikahan memang bukan perkara mudah bagi sebagian orang sehingga tak jarang kita dengar gagalnya prosesi pernikahan ketika sebuah persiapan sudah berada diambang pintu. Banyak hal perlu dipersiapkan disaat dua hati bertaut menjadi satu untuk mewujudkan mahligai rumah tangga dalam sebuah perkawinan.
Disamping saling menyayangi sebagai modal utama ada hal lain yang menjadi bahan pertimbangan utama seperti penerimaan keluarga serta prinsip yg dianut oleh pasangan. Terkadang karena terbuai dengan gombalnya kata-kata cinta, pasangan yang sedang dimabuk asmara ini akan mengabaikan pentingnya sebuah penerimaan dalam keluarga dan prinsip hidup pasangan, dengan berjalannya waktu dan hilangnya obralan kata-kata cinta masalah-masalah yang semula dianggap sepele ternyata berkembang membuahkan intrik dalam rumah tangga.
Banyak pakar berpendapat 5 tahun pertama perkawinan adalah madu manisnya pernikahan yang siap direguk kapanpun, dan cobaanpun mulai berdatangan ketika perkawinan mulai memasuki usia yang ke lima disaat pasangan mulai mendapat kepercayaan untuk menimang. buah hati.Hingga perkawinan memasuki usia ke 10, ke 15, ke 20..... berbagai masalah rumah tangga akan selalu berdatangan disamping godaan-godaan yang selalu siap hadir mengancam keutuhan dan keharmonisan rumah tangga.
Mempertahankan cinta memang sangat diperlukan, cinta suami istri, cinta orang tua terhadap anak dan saling cinta diantara para anggota keluarga biasanya akan melanggengkan kehidupan perkawinan dalam rumah tangga.
Jadi kayaknya nih....meski sudah menjadi pasangan kuno yang telah berahun-tahun hidup bersama, jangan sampai kita keceplosan begini... AAhh.. sudah tua...kita sih udah kayak sodara...udah kagak pantes 'roman-roman'an bin sayang2an...!!".... hah.. kenapa nggak boleh ngomong begitu??.... karena cinta memang tidak dapat terus bersemi tanpa ada usaha dari pasangan. Cinta yang tumbuh diawal perkawinan lama kelamaan akan memudar seiring bertambahnya usia perkawinan, sehingga untuk dapat terus mempertahankan agar cinta tetap tumbuh, pasangan perlu memupuknya hingga jalinan kasih masih terus tercipta dan timbul saling ketergantungan satu sama lain.